25 Inspirasi Desain Interior Art Deco Pada Hunian – Art Deco merupakan sebuah gerakan dalam seni dekorasi dan arsitektur yang berasal dari tahun 1920-an dan kemudian berkembang menjadi gaya yang banyak diminati pada tahun 1930-an di wilayah Eropa Barat dan Amerika Serikat. Asal muasal penamaan Art Deco muncul pada ajang Pameran International Seni Dekoratif dan Industri Modern atau Exposition internationale des arts décoratifs et industriels modernes yang diselenggarakan di Paris, Perancis pada tahun 1925 dimana style yang satu ini dipamerkan untuk yang pertama kalinya. Pada tahun 1966 desain ini ditampilkan kembali pada pameran bertema Les Annees 25 yang merupakan peninjauan kembali dari terhadap pameran pada tahun 1925.  Desain Art Deco mereprentasikan modernisasi dalam wujud mode. Produk-produknya mencakup aneka barang mewah yang dibuat secara eksklusif maupun diproduksi massal. Yang pasti missi dari style ini adalah menciptakan keanggunan, modernitas, yang melambangkan kemakmuran dan kecanggihan.

Fitur yang khas dari gaya yang satu ini adalah simple, resik, efisien ditingkahi ornamen geometris dan mereprentasikan gaya. Bahan dasar yang dipergunakan beragam namun seringkali memiliki harga tinggi dari dua tipe bahan dari bahan buatan seperti plastik terutama Bakelite, vita-glass, dan ferroconcrete, maupun bahan alami seperti misalnya batu giok, perak, gading, obsidian, krom dan kristal. Gaya ini dapat diaplikasikan dalam pelbagai aspek seperti misalnya interior dan ekterior hunian atau bangunan, poster, pakaian, perhiasan, mebel maupun patung. Art Deco memiliki garis yang tegas, warna yang kuat serta tambahan fitur arsitektural yang berbentuk zig zag, trapezoid, geometris.

Dalam perkembangannya gaya Art Deco mendapat pengaruh dari berbagai style dari aliran modern seperti misalnya Konstruktivisme, Kubisme dan Futurisme dan tidak ketinggalan turut menghadirkan ide desain masa lampau seperti misalnya dari Persia, Mesir dan Siria. Walaupun beberapa gerak desain memiliki akar maupun maksud-maksud politik tertentu juga filsafat, Art Deco merupakan gaya dekoratif murni. Pada masa  tersebut Art Deco dianggap fungsional, anggun dan ultra modern.

Baca Juga  30 Desain Rumah Minimalis Type 36 2 Lantai Terbaru

Untuk aplikasi gaya Art Deco dalam sebuah hunian, beberapa faktor dapat Anda perhatikan :

  1. Jiwa seni dan imajinasi yang tinggi sangat diperlukan apabila Anda memutuskan untuk mengaplikasikan gaya yang satu ini pada desain interior hunian Anda. Gaya dari desain Art Deco akan tampak menarik apabila Anda memadukan ornament, bentuk serta tekstur yang meskipun kontras namun jika disandingkan tampak senada.
  2. Anda tidak diharuskan untuk terpaku pada warna. Style Art Deco tidak mengenal batasan warna ssehingga berbeda dengan desain modern maupun desain minimalis. Oleh sebab itu maka Anda dapat mengkreasikan berbagai warna dalam sebuah ruangan, meskipun itu adalah warna terang yang sangat mencolok. Namun demikian, tetap saja estetika tetap harus diperhatikan.
  3. Tidak hanya soal warna, dalam hal pemilihan dekorasi juga menjadi aspek yang tidak kalah penting dalam tuangan gaya Art Deco. Anda dengan bebas dapat mengaplikasikan wallpaper, lampu hias, karpet, kaca raksasa, maupun furniture dan aksesoris lain yang khas dengan balutan unsur gaya Art Deco.

Berikut ini juga merupakan beberapa karakteristik gaya Art Deco :

Karakteristik

Dalam gaya Art Deco klasik, bentuk persegi panjang seringkali disusun sehingga berbentuk geometris dan ditingkahi dengan elemen hias berbentuk melengkung. Tujuannya adalah tampilan monolitik dengan motif dekoratif terapan.

Material

Beberapa bahan material dalam arsitektur gaya Art Deco adalah plester, beton, batu dengan permukaan yang halus, dan juga terakota. Bahan baja dan alumunium juga sering dipergunakan bersamaan dengan kaca blok dank aca buram dekoratif (vitrolite).

Bagian Atap

Gaya Art Deco menempatkan atap yang datar dengan parapet yaitu bagian dari dinding eksterior yang

dinding pencegah api. Juga dengan menara atau konstruksi yang mirip dengan bentuk menara untuk menonjolkan bagian sudut maupun pintu masuk. Seringkali tambahan yang menegaskan desain diaplikasikan seperti misalnya penambahan cerobong asap.

Baca Juga  20 Desain Penyekat Ruang Tamu & Ruang Keluarga Minimalis Unik

Bagian Jendela

Bagian yang satu ini dalam gaya Art Deco biasanya menonjol baik dalam bentuk persegi maupun bulat. Demi mempertahankan bentuk yang ramping, jendela seringkali dibentuk dari kaca dengan bentuk horizontal yang solid. Bukaan pada dinding biasanya dipenuhi dengan kaca dekoratif dan balok kaca, menghasilkan kontras yang manis dan sangat kentara tatkala terkena sinar matahari. Banyak bangunan apartemen di dunia yang mengaplikasikan estetika dari panel spandrel dekoratif yang ditempatkan pada area di bawah jendela.

Pintu Masuk

Bagian pintu masuk seringkali dikelilingi dengan pilaster dan pediment yang cukup rumit, serta dihiasi dekorasi cekung maupun cembung. Kualitas dan motif dekorasinya disesuaikan dengan selera dan juga desainernya.

Ingin memiliki gambaran lebih jelas mengenai penempatan furniture, warna dan aksesosir pada desain interior yang dipengaruhi gaya Art Deco yang eksklusif dan elegan? Berikut dibawah ini kamu hadirkan untuk Anda:

 

25 Inspirasi Desain Interior Art Deco Pada Hunian

Tag:

| jois pitaloka | 4.5

Leave a Reply