Kelebihan dan Kekurangan Batako – Batako merupakan salah satu material bangunan yang digunakan untuk menyusun dinding bangunan, mayoritas untuk rumah tinggal. Batako terbuat dari campuran air, kericak, pasir, dan semen. Komponennya memang hampir menyerupai beton, namun konsistensinya lebih lembek. Meski begitu, secara teknis, batako tentu lebih kuat bila dibandingkan dengan batu bata merah.

Sejak mulai ditemukan, batako perlahan menggeser posisi bata merah sebagai pilihan utama penyusun dinding bangunan. Hal itu dikarenakan batako memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan bata merah selain dalam soal ketahanannya. Harga batako pun relatif murah. Namun, ketika membeli batako, perlu dipastikan pembuatnya menyertakan kericak, karena tanpa kericak, batako sangat rentan.

Kelebihan Batako Sebagai Bahan Penyusun Dinding Bangunan

1. Lebih ekonomis
Dibandingkan dengan bata merah, jumlah pemakaian batako permeter perseginya lebih sedikit. Dengan begitu, kebutuhan total akan ketersediaan batako pun tidak sebanyak memakai bata merah dan dana yang harus dikeluarkan pun menjadi lebih sedikit.

2. Hemat waktu
Dengan ukuran yang lebih besar, otomatis pemasangan pun lebih mudah sehingga pengerjaan pun lebih cepat. Dengan waktu pengerjaan yang lebih singkat, maka pembayaran untuk jasa tukang pun dapat berkurang.

3. Ramah lingkungan
Penggunaan pasir dalam beton tidak terlalu banyak, berbeda dengan bata merah yang sebagian besar komponennya berasal dari pasir. Mengurangi penggunaan pasir untuk dijadikan bahan bangunan merupakan salah satu upaya dasar untuk menjaga kelestarian lingkungan, mengingat debit pasir saat ini sangat terbatas.

4. Kedap suara
Dibandingkan batu bata, batako memiliki kemampuan meredam suara yang lebih baik. Hal ini sangat penting diterapkan, terutama di kompleks perumahan atau permukiman padat penduduk yang antar rumah saling berdempetan, sebab pasti tidak nyaman bila obrolan di dalam rumah terdengar oleh tetangga. Jadi penggunakan batako dengan kedap suara akan sangat pas apabila dipakai untuk kamar tidur atau tempat untuk menonton film dengan suara keras misalnya.

Baca Juga  Desain Tangga untuk Rumah Minimalis dengan gaya modern

5. Lebih rapi
Setelah dipasang, batako tidak perlu diplester sebagaimana batu bata merah karena permukaannya sudah cukup halus dan pengerjaan bisa langsung dilanjutkan ke proses selanjutnya sehingga menghemat banyak waktu dan tenaga tukang, sekaligus mengurangi biaya tenaga kerja.

6. Kedap air
Batako memiliki daya tahan terhadap air yang lebih bagus, sehingga bila terjadi banjir, air tidak akan merembes ke dalam rumah dan mengamankan penghuni maupun harta benda yang ada sekaligus.

7. Mudah didapat
Toko bangunan kini lebih banyak menyediakan batako dibandingkan bata merah karena memang proses pembuatannya pun lebih mudah dan cepat. Sedangkan untuk bata merah, pelanggan harus memesan secara khusus terlebih dulu kepada pembuatnya dan prosesnya pun agak lama.

8. Praktis
Batako tidak perlu direndam lebih dahulu ketika hendak digunakan, melainkan langsung saja diaplikasikan, sehingga penggunaannya pun lebih praktis dibandingkan batu bata merah.

9. Mudah dipotong
Dalam membangun rumah tentunya ada sudut-sudut yang membutuhkan hanya separuh dari batako tersebut, sehingga harus dilakukan pemotongan. Namun, batako memang mudah dipotong tanpa beresiko rusak atau pecah sebagaimana bata merah yang harus diaplikasikan utuh.

10. Mudah dibongkar
Pembongkaran batako sangat mudah tanpa resiko kerusakan. Jadi, jika terjadi kesalahan desain atau lain hal yang membuat rumah harus dibangun ulang, dapat dilakukan dengan cepat untuk kemudian batako tersebut dapat digunakan kembali bila tidak rusak.

Kekurangan Batako Sebagai Bahan Penyusun Dinding

Ada kelebihan, tentu saja batako pun tidak luput dari kekurangan. Kekurangan-kekurangan berikut ini selalu membuat beberapa pihak berpikir ulang untuk menggunakan batako sebagai bahan utama penyusun dinding bangunan, terutama rumah di mana pemiliknya pasti mengharapkan yang terbaik dari tempat tinggalnya :

Baca Juga  Tips Pengajuan KPR agar Disetujui Bank

1. Kualitas tergantung pembuatnya
Sebagaimana telah disinggung di atas, beberapa pembuat batako tidak menyertakan kericak sebagai komponen, padahal kericak yang paling menentukan kekuatan dari batako. Tanpa kericak, batako akan menjadi lebih rentan dibandingkan bata merah di mana berpotensi membahayakan penghuni rumah karena ketahanan bangunan tidak sesuai dengan standar bahan penyusun yang ditetapkan pemerintah.

2. Isolator panas yang buruk
Kemampuan batako dalam menetralisir panas sangat rendah, sebab itu jika musim kemarau tiba atau temperatur udara sedang panas di luar rumah, maka sifat batako sebagai konduktor akan membuat suhu di dalam banguan pun menjadi sangat panas. Kemampuan menetralisir suhu semacam ini memang baru dimiliki oleh dinding kayu.

3. Mudah retak
Bila dalam pembuatannya bagian tengah batako tidak diisi dengan semen atau dibiarkan berlubang, maka ketahanan batako pun akan menurun sehingga mudah mengalami keretakan. Jika dibiarkan retak yang biasanya diawali seperti sehelai rambut, kerusakan itu akan semakin membesar dan dapat memunculkan resiko bangunan tersebut roboh.

Jenis Batako

Setelah memahami kelebihan dan kekurangan batako dan tetap mantap memilih batako sebagai bahan penyusun dinding bangunan atau rumah yang dimiliki, maka perlu untuk mengerti jenis-jenis batako agar dapat memilih yang sesuai untuk diaplikasikan pada gedung tersebut. Jenis batako sendiri terbagi menjadi menurut warna dan bentuknya.

Menurut warna

a. Batako Tras atau warna putih

Batako jenis ini lebih atau sama rentan dengan bata merah. Dari segi harga pun sangat murah. Namun, keunggulan batako Tras adalah proses pemasangan lebih cepat. Namun, karena daya serap air yang dimiliki juga tinggi, batako ini mudah berlumut dan sangat lembab.

Akibatnya, jika rumah menggunakan batako jenis ini terkena curah hujan dalam kurun waktu cukup lama akan terjadi rembesan dinding yang cukup parah dan semakin mengurangi daya tahan bangunan. Dalam proses konstruksi pun membutuhkan rangka beton lebih banyak.

Baca Juga  Tips Menyembunyikan Dan Menata Kabel Listrik Di Rumah

b. Batako Press atau warna hitam

Batako jenis ini dibanderol dengan harga hampir tiga kali lipat dibandingkan batako tras. Tentang daya tahan memang sangat jauh lebih kuat, tapi berdampak pada kemampuannya menghantarkan panas yang berlebih sehingga penghuni akan luar biasa kegerahan saat temperatur udara di luar rumah sedang panas.

Menurut bentuk

a. Hollow block atau batako berlubang

Batako jenis ini memang lebih murah dibandingkan solid block (tanpa lubang). Namun, kerentanannya pun lebih tinggi. Terutama jika pemilik rumah berusaha untuk membuat gantungan di dinding. Jika struktur dindingnya terbuat dari batako berlubang, maka bisa-bisa bagian tersebut pecah seutuhnya.

b. Solid block atau batako penuh

Bagian tengah dari batako ini diisi dengan semen sehingga memiliki bentuk persegi panjang sempurna. Namun, tanpa adanya celah seperti hollow block, sirkulasi udara dalam rumah menjadi agak terganggu tanpa adanya kemampuan serapan pada dinding. Tetapi, di sisi lain, memberi efek kedap suara yang cukup kuat pada bangunan.

Tips Memilih Batako Untuk Rumah

Jika ingin membeli batako untuk dijadikan bahan utama penyusun dinding, sebaiknya tahu dengan jelas proses pembuatan batako tersebut sehingga dapat memperkirakan dengan akurat kualitas dari batako. Cari informasi tentang perajin batako manual atau pabrikan produksi skala besar dan memerika langsung ke lokasi dan hindari membeli langsung batako jadi dari toko.

Kelebihan dan Kekurangan Batako & Tips Lainnya

Tag:

| RumahMu | 4.5
Loading...