Jenis Desain Interior Untuk Rumah – Desain interior merupakan ilmu yang mempelajari tata letak ruangan dalam bangunan. Desain interior tidak hanya mempertimbangkan tata letaknya saja, namun ilmu ini berkaitan dengan pemaksimalan suatu ruangan agar penghuninya merasa nyaman dan betah.

Aplikasi desain interior yang selalu digunakan adalah dalam melakukan tata letak suatu rumah, biasanya mereka banyak berkaitan dengan seni arsitektur. Mungkin banyak orang yang masih mengenyampingkan desain interior suatu rumah, padahal hal tersebut merupakan hal yang penting karena dipercaya mampu meningkatkan mood dan nilai estetika.

Jika anda ingin membuat rumah, alangkah baiknya untuk mengenal jenis desain interior nya terlebih dahulu. Karena dengan mengenal beberapa jenis tersebut, anda bisa menyesuaikan jenis yang cocok bisa disesuaikan dengan kepribadian anda dan penghuni rumah lainnya.

Jenis Desain Interior untuk Rumah Anda

Memang terkadang bingung untuk menentukan jenis desain interior mana yang cocok dalam sebuah rumah, anda bisa mengkonsultasikannya pada desainter interior. Namun, agar ada gambaran ketika melakukan konsultasi ke desainer interior, disini kami akan memberi informasi mengenai jenis desain interior untuk rumah, yuk simak informasinya dibawah ini!

1. Minimalis
Minimalis merupakan sebuah desain interior yang mencampurkan keseimbangan, harmoni, dan kesederhanaan. Jenis interior ini mempunyai ruangan yang terang, jelas, dan furniture yang difungsikan secara maksimal namun tetap dibuat sesimpel mungkin.

Rumah bergaya minimalis biasanya dilengkapi dengan warna kontras hitam putih sehingga memberikan kesan santai, sederhana, dan harmonis. Percaya atau tidak, warna hitam dalam rumah minimalis dapat memberikan kesan tenang dan nyaman. Desain interior rumah minimalis juga hanya berfokus pada furniur yang fungsional saja, menonjol untuk daya tarik visual, dan membutuhkan budget yang rendah untuk membuatnya.

Baca Juga  Jenis-jenis Desain Rumah Low Budget Tapi Nyaman

2. Modern

Desain interior bergaya modern akan memberikan kesan simpel, bersih, fungsional, dan yang paling penting adalah stylish yang mengikuti perkembangan zaman. Jadi, rumah-rumah dengan desain interior modern ini sangat dipengaruhi oleh zaman jadi bisa berubah-rubah setiap tahun mengikuti tren. Rumah dengan gaya interior modern juga mengharuskan adanya peran teknologi dalam pembuatannya.

Biasanya segi keruangan pada interior nya didominasi dengan jendela yang besar, ornament sederhana, plafon bertingkat, dan lain-lain. Rumah modern ini sangat cocok diaplikasikan pada lahan yang luas. Banyak yang mengatakan desain interior modern harus selalu mewah, padahal tidak seperti itu.

3. Bohemian
Desain interior bohemian ini jarang sekali ditemukan di Indonesia, gaya bohemian ini memang bisa disebut kebarat-baratan. Jenis bohemian tidak mempunyai karakter yang pasti, interior nya dibuat secara spontan, tidak pasti, dan memanfaatkan apa saja yang ada. Biasanya desaini ini didominasi oleh gaya vintage, hippies, atau pun etnik menggunakan banyak warna yang bercampur.

Sifat kreatif seseorang lebih banyak diuji dengan menggunakan desain interior bohemian karena dalam menentukan dekorasinya, gaya ini selalu memanfaatkan barang yang ada seperti kardus, paper craft, dan lain-lain sehingga jauh dari kesan yang mewah.

4. Kontemporer

Banyak yang mengkaitkan jenis desain interior ini dengan jenis modern. Namun, apabila diteliti lebih jauh, tentu saja berbeda. Desain interior modern lebih menuju pada pola yang fleksibel, memberi banyak variasi dan gaya atau perpaduan diantara keduanya.

Kontemporer mengharuskan desain interior nya selalu rapi dan bersih, salah satu yang menjadi cirikhas nya adalah beberapa perabotan elastis yang nantinya menghilangkan kesan kaku seperti penggunaan beludru, sutra, warna yang cerah, dan ingat jangan menggunakan model furniture yang kotak-kotak karena nantinya malah terlihat lebih mirip dengan interior modern.

Baca Juga  Desain Keramik Dinding Kayu Rumah Modern

5. Art Deco
Desain art deco sesuai namanya ‘seni’ dibuat dengan aspek seni desain inggi, variasi warna, material beragam, dan menggunakan furniture yang klasik. Uniknya, seni rumah art deco ini sangat berseni sehingga diberikan kebebasan dalam mendesain interior rumahnya, anda bisa mengekspresikan diri sebebas mungkin untuk memlilih furniture nya, memadukan bentuk dan ornament semuanya, dan lain-lain.

Mungkin untuk orang-orang yang tidak mengerti seni hal ini akan sangat aneh dan membingungkan. Tak heran jika banyak orang seni yang menggunakan gaya interior art deco ini untuk desain rumahnya.

6. Vintage

Vintage merupakan desain interior yang masih banyak digunakan sampai sekarang, desain yang bisa disebut cukup kuno ini seakan tidak pernah termakan oleh zaman. Vintage sangat erat kaitannya dengan furniture bergaya retro, misalnya furniture dengan kaki mengerucut kebagian bawah namun dibuat menggunakan jenis kayu yang berkualitas.

Anda bisa menambahkan beberapa perabot kuno seperti cermin klasik, tempat tidur klasik, dan lain-lain untuk memperkuat suasana vintage di dalam rumah. Lebih jauh lagi, anda bisa menggunakan lantai kayu didalam rumah anda.

7. Tradisional
Desain interior tradisional itu bisa berbeda-beda di setiap negara, bahkan mungkin di Indonesia selalu terjadi perbedaan di setiap pulau. Namun, yang paling penting dalam memilih desain interior tradisional adalah menghadirkan unsur-unsur alami misalnya adanya joglo di luar rumah, menggunakan lantai kayu, dan lain-lain.

Di Era modern ini banyak yang mengkombinasikan desain interior rumah tradisional dengan modern sehingga memberikan kesan kekinian namun tetap memperlihatkan konsep unsur alami. Anda bisa menggunakan wallpaper dengan tema klasik seperti ukiran-ukiran batik rumah, menggunakan lampu gantung, dan lain-lain.

8. Eklektik

Baca Juga  Desain Kabinet Kreatif Sebagai Furniture di Dalam Rumah

Desain interior eklektik merupakan gaya desain yang menggabungkan berbagai teori, ide, aspek dengan kombinasi yang ada. Dalam mengatur tata letak ruangan berdesain interior eklektik, anda harus memperhatikan apa yang menarik atau yang menjadi eye catching, anda bisa menggunakan aksen yang dekoratif, dan lain-lain.

Furnitur juga harus ditata sebaik mungkin namun tetap fungsional, jangan memberikan kesan yang berlebihan dan mewah. Konsisten dalam menggunakan desain furniture disetiap ruangannya, jika menggunakan perabot bertipe banyak garisnya atau kotak-kotak, lakukan juga di setiap ruangan yang lain.

9. Rustic
Rustic merupakan desain interior sederhana, kasar, dan tidak berseni. Dapat disebut jug sebagai kebalikan dari desain interior art deco. Penggunaan desain rustic ini biasanya sengaja dibuat alami dengan tidak difinishing, memperlihatkan kesan furniture yang tua, material kasar, dan lain-lain. Desain interior rustic erat kaitannya dengan penggunaan material alami seperti kayu, batu alam, wol, linen, dan lain-lain.

Biasanya didominasi oleh warna abu-abu, hitam, dan coklat kayu. Untuk mewujudkan desain ini dalam rumah, bisa dibilang cukup sulit karena pemilihan interior yang salah bisa menyebabkan rumah terlihat kusam, kotor, dan bahkan membuat tidak nyaman. Jadi sebaiknya anda mempercayakan pada ahlinya untuk membuat dekorasi interior rustic.

Beberapa jenis desain interior yang telah disebutkan diatas tentu saja dapat menjadi rekomendasi untuk anda yang ingin membuat rumah dan kebingungan memilih desain mana yang pas. Jangan lupa untuk memadukan setiap warna yang cocok, jangan asal-asalan memilih warna untuk desain rumah mu karena apabila dikaji lebih dalam, suatu warna itu dapat memberikan aura tersendiri lho. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda semua!

Mengenal Berbagai Jenis Desain Interior Untuk Rumah Anda

Tag:

| RumahMu | 4.5
Loading...