Tips Pengajuan KPR agar Disetujui Bank – Untuk memiliki rumah tentunya juga tidak mudah seperti yang kita bayangkan. Selain harga rumah tiap tahun kian bertambah naik. Memiliki rumah juga mempunyai beberapa persyaratan yang harus kita penuhi, seperti surat-surat dan legalitasnya haruslah memenuhi syarat. Untuk memiliki rumah dengan dana kita yang terbatas, kita bisa menggunakan cara meminjam kepada lembaga keuangan atau meminjam kepada bank.

Untuk mengajukan pinjaman kepada pihak bank tentunya tidak semudah yang di kira banyak hal dan proses yang harus kita lalui agar kita mendapatkan kucuran dana kredit kepemilikan rumah atau KPR. Dana kepemilikan rumah dari bank mempunyai beberapa persyaratan yang harus kita penuhi sebelum kita mengajukan kredit kepemilikian rumah. Namun ada hal yang paling penting agar kita dapat dengan mudah melakukan pengajuan kredit kepemilikan rumah di Bank.

  • Mengetahui Cara Berpikir Bank

Sebelum kita mengajukan pinjaman ke bank ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu seputar cara kerja bank. Seperti kita ketahui sebelumnya bank adalah lembaga keuangan yang sah dan diawasi oleh pemerintah bahkan tidak hanya itu simpanan dana kita di bank juga dijamin oleh lembaga penjamin yang disebut dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Dalam menjalankan fungsinya bank adalah lembaga yang akan menyimpan uang nasabah, produk tersebut banyak kita kenal dengan simpanan tabungan. Untuk menarik anasabah dalam menyimpan uang-nya di bank, bank akan memberikan imabalan jasa berupa bunga. Namun bunga yang diberikan relaitf lebih kecil. Untuk simpanan yang diberikan dengan bunga lebih besar bak memberikan pada produk investasi yang kita kenal dengan nama deposito. Pada prosuk bank yang satu ini, bank akan memberikan bunga lebih tinggi. Akan tetapi bank mempunyai persyaratan kepada pemilik dana untuk menyimpan uangnya tanpa bisa ditarik dalam jangka waktu tertentu seperti yang telah disepakati.

Baca Juga  10 tips Menghemat Pengeluaran Biaya Dapur Anda

Nah, tentunya kita berpikir untuk bisa memberikan Bungan yang cukup besar ataupun Bunga yang kecil. Bank juga memrlukan penghasilan lainnya tentunya. Dari situ bank akan melakukan sirkulasi keuangan yang dia simpan dalam bentuk produk lainnya yaitu pinjaman. Pinjaman ini bisa dalam bentuk bermacam-macam baik itu pinjaman dalam bentuk modal usaha ataupun kepemilikan rumah. Bank juga akan meminta jasa dalam peminjaman dana tersebut kepada peminjam atau kreditur berupa bunga, nah Bungan inilah yang akan menjadi keuntungan bagi bank agar dapat melakukan rotasi keuangan dalam lembanya.

Dalam memberikan pinjaman tentunya bank akan melakukan verifikasi dan screening apakah kreditur layak atau tidak diberikan pinjaman. Karena dana yang dia pinjamkan kepada kita adalah dana dari nasabah. Sehingga diperlukan suatu jaminan agar dana tersebutpasti akan baik-baik saja. Sampai disini tentunya kita akan tahu bagaimana seharusnyakita menematkan diri sebagai krediutr agar bank percaya dan menganggap kita pantas untuk menerima pinjaman tersebut.

  • Mengetahui Kemampuan Bayar

Sebelum mengajukan pinjaman ada baiknya kita meghitung berapa kemampuan kta untuk dapat membayar angsuran pada bank tersebut. Biasanya Bank akan memberikan pinjaman dari 60% harga rumah yang akan kita ajukan. Dengan kata lain bank hanya akan memberikan dana kepada kita sebagian saja tidak sepenuhnya. Sehingga kita juga harus sudah menyiapkan dana tersebut. Sebut saja dana tersebut adalah uang muka.

Jangan sampai kita menjadi kreditur macet karena salah memperhitungkan kemampuan bayar kita terhadapa bank. Sehingga akan mempengaruhi hubungna berkelanjutan setelah itu.

  • Menyusun Laporan Keuangan

Buatlah laporan keuangan sederhana, laporan keuangan ini sangat penting untuk pihak bank. Dari laporan itu bank bisa mengetahui sirkulasi dana keuangan kita. Ada baiknya kita menyiapakan laporan keuangan yang ada pada rekening bank milik kita. sebagai tips untuk memperoleh kredit kepemilikan rumah di bank. Perbaiki rekening buku tabungan kita di bank selama tiga bulan terakhir.

  • Mempersiapkan Dokumen yang Diperlukan

Setelah laporan keuangan kita sudah kita persiapkan dan yakin bahwa mempunyai laporan yang baik pada rekening tabungan kita selama tiga bulan. Persiapkan dokumen pendukung lainnya, dibawah ini adalah persyaratan yang pada umumnya dibutuhka oleh pihak bank.

Baca Juga  Tips Menata Dan Memilih Lampu Hias Kamar Tidur

Persyaratan Umum

-WNI dan berdomisili di Indonesia.

-Karyawan tetap dengan  pengalaman kerja minimal 2 tahun.

-Wiraswasta dengan  pengalaman usaha minimal 3 tahun.

-Profesional dengan  pengalaman praktek minimal 2 tahun.

-Usia minimal pada saat pembiayaan diberikan adalah 21 tahun, dan maksimal usia pensiun untuk karyawan atau 65 tahun untuk wiraswasta dan profesional.

Karyawan

-Kartu Tanda Pengenal (KTP)

-Kartu Keluarga dan Surat Nikah

-Slip Gaji terakhir atau Surat Keterangan Gaji

-Rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir

-NPWP pribadi.

Wiraswasta

-Kartu Tanda Pengenal (KTP)

-Kartu Keluarga dan Surat Nikah

-Rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir

-Laporan Keuangan 2 tahun terakhir

-Legalitas Usaha (Akte pendirian berikut perubahan terakhir, TDP, SIUP, NPWP)

-NPWP pribadi.

Profesional

-Kartu Tanda Pengenal (KTP)

-Kartu Keluarga dan Surat Nikah

-Rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir

-Izin praktek yang masih berlaku

-NPWP pribadi

Persyaratan Jaminan

-Sertifikat Tanah (SHGB dan SHM)

-Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

-Peta Lokasi

-PBB terakhir

  • Masukkan Dokumen Ke Beberapa Bank yang Kita Pilih

Masukkan pengajuan kita kebebrpa bank tertentu yang telah sesuai dengan pilihan kita. hal ini untuk mengantisipasi apabila bank yang satu tidak atau belum dapat meloloskan pengajuan kita, kita masih akan mendapat cadangan dari bank lainnya.

  • Berperan Aktif pada Proses Approval

Selama proses approval cobalah untuk berperan aktif, seprti menanyakan status pengajuan kita dan mencoba untuk melakukan cek dan ricek apakah dokumen yang telah kita ajukan tidak ada yang salah atau sudah memenuhi persyaratan umum yang telah ditentukan.

  • Negosiasi Dengan Pihak Bank

Setelah proses pengajuan di setujui cobalah melakukan penawaran dengan pihak bank. Lakukan negosiasi terhadap uang angsuran dan bunga yang akan diberkan kepada kita. Biasanya proses negosiasi ini bisa dilakukan oleh pihak bank melhat dari berpa jumlah besran agunan dan kredit yang akan kita ajukan.

Baca Juga  30 Desain Taman Mungil Cantik Untuk Lahan Sempit

Demikianlah beberapa hal yang bisa kita perhatikan untuk pengajuan KPR dan hal-hal yang dapat menggangu atau membatalkan proses pengajuan. Persiapkan segalanya dari awal agar kita tidak mengalami kesulitan yang bersifat administratif. baca juga 10 Hal Ini Dapat Membantu Kita Memilih Asuransi Rumah Yang Tepat

Leave a Reply